Horee…Akhirnya Siswa SMK Kesehatan Dr.Moestopo Dapat Ijasah Walau Hanya Foto Copy Karena Ada Tunggakan 

- Penulis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor | JD – Setelah mendapat perhatian dari publik dan desakan dari berbagai pihak, ijazah siswi SMK Kesehatan Prof. DR. Moestopo yang tertahan karena tunggakan biaya sebesar Rp 15 juta akhirnya bisa diambil. Pihak sekolah akhirnya bersedia memberikan ijazah walaupun hanya fotocopy yang terlegalisir setelah siswi (AA) dan ibunya datang ke sekolah atas undangan pihak SMK Kesehatan Prof. DR. Moestopo.

 

“Alhamdulillah Fotocopy ijazah yang terlegalisir sudah diberikan. Saya berterimakasih kepada pak Kades Sadeng, pak Camat Leuwisadeng dan para awak media yang telah membantu,” ucap siswi SMK Kesehatan Prof. DR. Moestopo, AA kepada pewarta, Selasa (07/10/2025).

 

Dengan fotocopy ijazah ditangannya, AA bernapas lega. Ijazah tersebut akan dipergunakan untuk kelengkapan lamaran kerja di Puskesmas Gobang Rumpin.

 

“Alhamdulillah, bisa saya pergunakan untuk melamar ke Puskesmas Gobang Rumpin dan saya berjanji, jika sudah bekerja saya akan mencicil tunggakan biaya sekolah di

SMK Kesehatan Prof. DR. Moestopo,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, AA, kepada awak media menceritakan dirinya berulang kali mendatangi pihak sekolah untuk mendapatkan keringanan pembayaran tunggakan agar mendapatkan Ijazah walaupun hanya selembar fotocopyan namun tidak berhasil.

 

Baca Juga:  Ratusan Pemulung Turun Ke Jalan TPA Galuga, Aksi Blokade truk sampah yang di lakukan Warga Merugikan Ribuan pemulung

“Saya bukan kali ini saja, terakhir pada bulan Mei meminta keringanan pembayaran tunggakan agar ijazah diberikan walaupun fotocopyannya, namun pihak sekolah tidak memberikan dengan tetap harus membayar Rp 2,5 juta hanya untuk fotocopyannya,” ucap AA.

 

Sebelumnya berhasil dikonfirmasi, pihak SMK Kesehatan Prof. DR. Moestopo membenarkan penahan ijazah tersebut karena masih ada tunggakan sebesar Rp 15 juta.

 

“Ya, karena sekolahan kita swasta darimana kita menggaji para guru kalau bukan dari biaya sekolah murid,” tegas Wakil Kepala Sekolah bidang Administrasi SMK Kesehatan Prof. DR. Moestopo berinisial YD saat dikonfirmasi.

 

Dirinya pun menyayangkan kenapa baru sekarang meminta ijazah.”Kemarin bersama ibunya, siswi tersebut datang dan meminta fotocopyan ijazah, karena bu kepsek sedang berduka jadi belum bisa mengasih. Saya tau dia mau melamar ke Puskesmas Gobang Rumpin dan saya akan bantu agar dipermudah,” tegas YD.

 

Dalam beberapa kasus, ijazah yang tertahan akhirnya bisa diberikan setelah ada intervensi dari pihak berwenang atau setelah orang tua siswa berhasil melunasi tunggakan biaya. Namun, kejadian seperti ini sering kali menimbulkan pertanyaan tentang keadilan dan kebijakan sekolah dalam menangani tunggakan biaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jejakdigital.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalin Silaturahmi SMK Widya Bhakti Utama Gelar Acara Reuni Akbar Dan Bukber Di Bulan Ramadhan
Gelar Diskusi Publik, FKBP Bogor Barat Soroti Isu Sosial Sekaligus Gelar Tasyakuran
Gelar Musdesus Penerima BLT DD Kades Setu : Semoga Dapat Meringankan Beban Ekonomi Masyarakat
SPPG Pamijahan 03 Diduga Mar Up Harga Program Makan Bergizi Gratis, Jadi Sorotan Media
SPPG Pamijahan 03 Diduga Salurkan MBG Tidak Layak Kosumsi Ke Penerima Manfaat (Siswa)
Menjerit Para Pemulung Dampak Aksi Demo di TPAS Galuga
Ratusan Pemulung Turun Ke Jalan TPA Galuga, Aksi Blokade truk sampah yang di lakukan Warga Merugikan Ribuan pemulung
Pemdes Jawilan mengadakan Isro mi’raj sekaligus syukuran untuk menyambut Tahun Baru 2026. 
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:59 WIB

Gelar Diskusi Publik, FKBP Bogor Barat Soroti Isu Sosial Sekaligus Gelar Tasyakuran

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:45 WIB

Gelar Musdesus Penerima BLT DD Kades Setu : Semoga Dapat Meringankan Beban Ekonomi Masyarakat

Senin, 9 Maret 2026 - 13:20 WIB

SPPG Pamijahan 03 Diduga Mar Up Harga Program Makan Bergizi Gratis, Jadi Sorotan Media

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:14 WIB

SPPG Pamijahan 03 Diduga Salurkan MBG Tidak Layak Kosumsi Ke Penerima Manfaat (Siswa)

Senin, 2 Maret 2026 - 11:54 WIB

Menjerit Para Pemulung Dampak Aksi Demo di TPAS Galuga

Berita Terbaru

Breaking News

Wahana Mini Coaster Jadi Primadona Pasar Malam Putra Remaja Klaten

Jumat, 20 Mar 2026 - 17:03 WIB

Uncategorized

Jelang Idul Fitri Kapolsek Cigudeg Ajak Takbiran Di Masjid

Kamis, 19 Mar 2026 - 17:18 WIB