Acara Syukuran Berubah Bak Arena Perang, Oknum Polisi Ngamuk Kejar Warga dengan Pistol dan Samurai

oleh -120 Dilihat

JD_MANADO-Acara syukuran Hukum Tua terpilih di Desa Teling, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa pada hari Jumat (17/6/2022) malam, berubah mencekam bak arena peperangan. 

Foto screenshot terjadinya keributan kiriman warga Desa Teling

Penyebabnya oknum polisi Aipda Hendra Tering mengamuk karena diduga kalah bertaruh dengan warga, terkait siapa Hukum Tua terpilih. 

Puncak kekacauan itu terjadi pada pukul 23.00 WITA saat Hendra sapaannya datang ke rumah Hukum Tua terpilih yaitu Israel Bawalang. 

Anggota Subdit III Direktorat Narkoba Polda Sulut ini mengobrak-abrik lokasi acara dan menakuti warga dengan samurai. 

Lebih menakutkan lagi, Hendra membuang tebakan membuat warga berhamburan dan lari tunggang langgang menyelamatkan diri. 

Menurut warga yang sempat merekam situasi mencekam tersebut, tak hanya membuang tembakan dan mengancam warga dengan pistol, Hendra mengejar warga dengan parang. 

Teriakan menantang warga untuk duel diiringi makian menggema di desa tersebut membangunkan warga yang sedang tidur. 

Torang so tako skali Pak, kemungkinan dia so mabo kong kalah bataruh judi hukum tua,” ujar salah satu warga Desa Teling, Sabtu (18/6/2022). 

Warga menyebut, Hendra menjagokan incumbent Hukum Tua yang kembali bertarung di Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Teling. 

Sementara lawan judinya menjagokan Hukum Tua terpilih Israel Bawalang. 

“Dia kalah banyak, makanya dia datang buang tembakan. Dusu masyarakat dengan peda. Dia bongkar tepat acara,” aku warga. 

Hukum Tua Terpilih Israel Bawalang saat dimintai keterangan tak menampik dan membenarkan insiden kekacauan yang dibuat oleh oknum polisi ini. 

“Betul Pak. Itu kejadian Jumat malam, pas jam 11 malam Saya tidur lalu terbangun. Dia buang tembakan. Lalu kejar orang dengan parang,” kata Israel mengaku kaget. 

Perilaku Hendra Tering ini amat meresahkan masyarakat dan merusak citra kepolisian yang seharusnya mengayomi dan melindungi masyarakat. 

Bahkan dia disebut-sebut kerap melakukan keributan bukan hanya dengan warga Desa Teling, juga beberapa desa lainnya di kecamatan tersebut. 

“Dia sudah biasa ancam warga dari dulu. Pakai pistol. Bukan baru kali ini,” singgung warga yang mengaku sangat khawatir jika Hendra kalah judi dan mabuk.

Warga yang lain mencurigai kemungkinan Hendra memakai Narkoba. 

Karena Hendra adalah personil Polda Sulut yang bertahun-tahun dinas di Subdit III Direktorat Narkoba Polda Sulut.

“Kalau lihat model orangnya, sudah di luar batas kewajaran. Kita justru curiga dia pakai narkoba. Karena itu kami minta Propam Polda Sulut periksa urine dan helai rambut Hendra Tering. Ini dugaan kami. Karena amukan dia di Jumat malam, kayaknya bukan cuma mabuk, tapi rada-rada Narkoba. Apalagi dia kan kerja tangkap orang, sita barang bukti,” pinta warga.

Saat berita ini ditayangkan, video insiden tersebut kini telah beredar luas di tengah masyarakat lewat pesan media sosial whatsapp. (Red) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.